Tune Up Motor


 

 

Mengenal Tune up Motor, Prosedur dan Manfaatnya

Bagi pemilik kendaraan roda dua mungkin sudah familiar dengan istilah tune up motor yang biasa dilakukan di bengkel. Namun, tahukah Anda apa sebenarnya tune up itu? Mengapa pula motor harus di-tune up? Untuk mengetahuinya, Anda bisa simak penjelasan di bawah ini terkait hal tersebut.

Pengertian Tune up

Motor merupakan kendaraan yang sangat menunjang mobilitas dalam aktivitas sehari-hari. Seiring berjalannya waktu dan seringnya pemakaian motor, ini bisa mengakibatkan turunnya performa dari kendaraan tersebut. Oleh sebab itu, bengkel pun menyediakan layanan tune up motor.

Tune up sendiri dapat diartikan sebagai sebuah proses yang dilakukan guna mengembalikan performa kendaraan seperti pada standar awalnya. Ini dilakukan dengan mengatur, menyetel ulang, atau bahkan mengganti komponen pada mesin kendaraan.

Selain bagian dalam mesin, juga terdapat bagian lain yang perlu diperhatikan, yaitu filter udara. Bagian ini sering mengalami masalah. Pasalnya, penggunaan motor dapat mengakibatkan kotoran menempel pada filter udara ini, sehingga bisa berpengaruh terhadap performa mesin.

Prosedur Tune up yang Tepat

Saat melakukan tune up, terdapat beberapa bagian dari motor yang perlu diperhatikan. Lebih tepatnya ada tiga bagian, yaitu mesin, kelistrikan, serta chasis. Pada bagian kelistrikan yang perlu diperiksa meliputi lampu kepala, lampu tanda belok, lampu rem, lampu indikator, bel, serta perawatan baterai.

Mesin merupakan bagian yang begitu krusial, sehingga banyak yang perlu diperiksa, dibersihkan, dan dirawat di sini. Pembersihan dilakukan pada bagian saringan udara, saringan bahan bakar, dan karburator. Kemudian menyetel kebebasan kopling, putaran bensin, katup, busi, serta mengganti oli jika dibutuhkan juga perlu diperhatikan dalam proses tune up ini.

Terakhir yaitu pada bagian chasis, yang meliputi pemeriksaan kondisi ban dan menyetel tekanan angin pada ban, serta pengencangan pada baut-baut pengikat. Kemudian, perlu dilakukan pula pemeriksaan poros kemudi, gerak bebas rem, serta gerak bebas rantai roda.

Waktu yang Tepat Dalam Melakukan Tune up  

Ketika akan melakukan tune up motor, Anda juga perlu untuk memperhatikan waktu yang tepat. Anda tidak bisa sembarangan memilih waktu karena ini juga akan terkait dengan performa mesin kendaraan.

Pemilihan waktu yang tepat tujuannya agar performa mesin tetap terjaga dan tune up pun bisa lebih maksimal. Waktu yang disarankan untuk melakukan tune up yaitu ketika interval pada motor Anda telah mencapai 2.000 km atau sekitar 3 bulan.

Ini berlaku bagi Anda yang menggunakan motor di area berdebu. Untuk Anda yang menggunakan pada area tidak berdebu bisa melakukan tune up ketika intervalnya sudah 3.000 sampai 4.000 km.

Tune up juga bisa dilakukan di luar waktu tersebut, apabila penggunaan BBM tampak boros atau saat knalpot mengeluarkan asap hitam. Selanjutnya, tune up bisa dilakukan saat motor susah dihidupkan pada pagi hari, terdapat getaran pada mesin, serta susah melakukan oper gigi.

Manfaat Tune up

Melakukan tune up tentu akan mendatangkan banyak manfaat bagi performa dan kinerja motor Anda. Pastinya, Anda tidak ingin bukan motor yang digunakan sehari-hari mengalami masalah. Melakukan tune up secara rutin bisa mencegah terjadinya kerusakan-kerusakan kecil pada kendaraan ini.

Kegiatan tune up yang meliputi pemeriksaan, pembersihan, penyetelan ulang, dan bahkan perbaikan atau penggantian komponen yang rusak sangat berguna untuk mengetahui performa mesin. Selain itu, ini juga bisa membantu mengetahui penyebab masalah kecil yang mungkin mengganggu kinerja motor.

Melakukan tune up secara rutin dan berkala, diharapkan dapat membuat tenaga mesin tetap optimal, komponen kendaraan memiliki usia lama, kadar polusi dari gas buangan menurun, serta kendaraan lebih irit bahan bakar.

Cara Tune up Saat Mesin Motor Panas

Ada kalanya motor Anda mungkin mengalami masalah saat melakukan perjalanan. Saat itu, mungkin Anda akan langsung mampir di bengkel terdekat untuk melakukan tune up. Akan tetapi, apa mungkin tune up dilakukan saat mesin masih panas?

Pada keadaan darurat, tune up motor saat mesin masih panas bisa dilakukan dengan memperhatikan beberapa prosedur. Hal yang harus diperhatikan pertama kali yaitu memeriksa katup isap. Kemudian, bisa dilanjutkan dengan memeriksa kebersihan karburator motor, dan tekanan pada kompresi motor.