Komponen Karburator Motor



Komponen Karburator Motor Ada Apa Saja? Simak Disini!

Dalam proses pembakaran pada motor, terdapat beberapa komponen terlibat. Salah satunya yaitu campuran bahan bakar dan udara yang diperoleh dari karburator. Disini, komponen karburator motor yang mendukung kinerjanya pun cukup banyak.

Dari semua komponen pada karburator tersebut fungsi berbeda dan keberadaannya tidak bisa tergantikan oleh komponen lain. Jadi, antara satu komponen dengan komponen lain akan saling berkaitan dalam kinerjanya. Berikut akan dibahas komponen-komponen tersebut beserta fungsinya.

Float (Pelampung)

Komponen pertama yaitu float atau dalam bahasa Indonesia disebut pelampung. Komponen ini berfungsi sebagai pengatur bahan bakar yang ada pada bagian mangkok pelampung. Ini bertujuan agar tidak terjadi kelebihan takaran yang bisa masuk ke ruang ruang pembakaran.

Float Chamber (Mangkok Pelampung Karburator)

Mangkok pelampung karburator atau biasa disebut float chamber menjadi suatu komponen yang begitu penting. Pasalnya, komponen ini memiliki fungsi sebagai penampung sementara bahan bakar yang asalnya dari tangki, sebelum dialirkan ke ruang pembakaran.

Float Valve (Katup Pelampung)

Komponen yang satu ini berfungsi sebagai pengatur masuknya suplai bahan bakar ke bagian dalam mangkok pelampung. Selain itu, saat bahan bakar pada mangkok pelampung telah penuh, katup pelampung memiliki fungsi untuk menutup saluran bahan bakar dari tangki.

Throttle Valve (Katup Gas/Skep)

Selanjutnya ada komponen yang bernama katup gas. Bagian ini berfungsi untuk mengatur jumlah campuran udara dengan bahan bakar yang nantinya dialirkan menuju silinder atau biasa disebut ruang pembakaran.

Pegas/Per Skep

Komponen ini letaknya di bagian atas dari karburator motor. Pegas memiliki fungsi utama untuk menjaga katup agar tetap tertutup saat tidak terjadi penarikan tuas gas. Selain itu, ini juga berfungsi untuk mengembalikan posisi katup pada posisi terendah saat tidak digas atau melakukan deselerasi.

Jarum Gas/ Jarum Skep/ Jet Needle

Sesuai namanya, bagian ini berbentuk menyerupai jarum. Fungsinya sebagai pengatur besarnya jumlah campuran bahan bakar dan udara yang akan masuk lewat Main Jet ketika motor digas. Pembukaan katup terjadi sebesar seperempat atau sampai tiga per empat bagian.

Jarum gas juga menentukan peran pada besar kecilnya lubang di Needle Jet. Komponen ini berbentuk sedikit tirus, sehingga ketika jarum gas ditarik akan terjadi perubahan diameter pada lubang Needle Jet sesuai dengan Katup gas.

Needle Jet

Komponen karburator motor berikutnya yaitu Needle Jet. Bentuknya lebih tirus ketimbang Jet Needle.  Bagian ini berfungsi sebagai pengontrol besar kecilnya lubang yang berhubungan dengan bagian venturi.

Slow Jet (Pilot Jet)

Untuk komponen ini berfungsi sebagai pengontrol dan pengatur aliran bahan bakar dengan menggunakan putaran rendah. Kian besar ukuran komponen ini, semakin besar juga bahan bakar yang dapat dialirkan.

Main Jet

Komponen ini sering disebut sebagai spuyer utama. Pada karburator motor, ia bertugas untuk mengontrol aliran bahan bakar pada sistem dengan putaran menengah hingga tinggi. Sama dengan Slow Jet, makin besar ukurannya, kian besar pula bahan bakar yang akan disalurkan.

Slow Air Bleed/Slow Air Jet

Ini merupakan komponen yang keberadaannya begitu krusial pada karburator motor. Pasalnya, komponen ini merupakan bagian yang akan menjadi tempat lewatnya udara ketika mesin ada di putaran stasioner.

Besarnya lubang pada Slow Air Jet juga sangat berpengaruh terhadap campuran bahan bakar dan udara. Khususnya mempengaruhi campuran baik pada putaran stasioner maupun putaran rendah

Main Air Jet

Ada pula komponen yang bernama Main Air Jet. Bagian ini merupakan sebuah lubang yang nantinya akan dilewati udara ketika mesin ada di putaran tinggi dan menengah. Tentunya, besar kecilnya lubang akan mempengaruhi besarnya penggunaan bahan bakar serta pengatoman yang melewati Main Jet.

Sekrup Udara (Air Screw)

Komponen karburator motor yang terakhir yakni sekrup udara atau dalam dunia otomotifnya dikenal dengan istilah Air Screw. Komponen ini berbentuk sekrup yang berfungsi sebagai pengatur banyaknya bahan bakar dan udara yang nantinya lewat Orifice.

Demikian penjelasan terkait fungsi dari 12 komponen pada karburator motor. Tentu semua komponen ini saling berkaitan dalam kinerjanya yang membuat karburator motor bisa bekerja secara maksimal. Jika terjadi kerusakan pada salah satu komponen, tentu mesin pun tidak akan bisa bekerja dengan baik.