Cara Melepas Baut Yang Patah Di Dalam


 

 Panduan Cara Melepas Baut yang Patah di Dalam

Bagi Anda yang senang mengotak-atik peralatan sendiri di rumah, pasti pernah mengalami baut tiba-tiba patah ketika akan dikeluarkan atau dipasang. Nah, dalam keadaan yang demikian itu, sebagian dari Anda pasti kebingungan bagaimana cara melepas baut yang patah di dalam.

Terlebih lagi, baut yang patah tersebut adalah bagian kepalanya. Tentu saja, sisa patahan masih tertancap di dalam lubang dan sulit dikeluarkan. Sebenarnya, tidak sulit untuk mengeluarkannya jika tahu bagaimana caranya. Nah, langsung saja, simak penjelasan cara melepas patahan baut berikut ini.

Melepaskan Sisa Patahan Baut Menggunakan Alat Las

Cara pertama yang bisa Anda coba untuk melepaskan baut yang patah dan tertancap di dalam lubang adalah dengan menggunakan las. Pelepasan sisa patahan baut menggunakan las ini merupakan cara yang sangat direkomendasikan, karena terbilang cukup efektif untuk Anda terapkan.

Akan tetapi, pelepasan patahan baut menggunakan cara yang satu ini membutuhkan tenaga ahli di bidang las jika Anda tidak bisa melakukannya sendiri. Langkah pertama yang harus Anda tempuh yaitu dengan menyemprotkan cairan penetran atau perontok karat ke sisa patahan baut tersebut.

Jika tidak tahu apa nama cairannya, Anda bisa menggunakan WD40. Cairan tersebut bisa Anda dapatkan di toko-toko besi atau toko online. Nah, jika cairan tersebut sudah disemprotkan pada sisa patahan yang masih menancap dalam lubang baut, diamkan terlebih dahulu selama beberapa menit.

Setelah itu, ambil besi batangan atau bisa juga menggunakan baut lain. Las besi batangan atau baut lain tersebut dengan sisa patahan baut. Sambungkan keduanya sampai benar-benar tersambung secara sempurna. Diamkan sambungan sampai dingin agar penyambungan lebih lebih kuat.

Kemudian, putar-putar batang besi menggunakan engkol untuk mengeluarkan baut yang patah di dalam. Hati-hati dalam memutarnya agar baut tidak patah lagi. Mengeluarkan patahan baut yang masih tersisa di dalam lubang menggunakan cara yang satu ini cukup mudah dan efektif bukan?

Melepaskan Sisa Patahan Baut Menggunakan Screw Extractor

Sebelumnya, apakah Anda sudah pernah mendengar yang namanya screw extractor? Screw extractor sebenarnya merupakan jenis baut-bautan. Akan tetapi, alat yang satu ini memiliki ujung yang meruncing tirus dan berulir. Arah ulirnya pun juga berbeda dari baut yang biasanya.

Jika baut biasa ulirnya memutar ke arah kanan, screw extractor memiliki ulir yang mengarah ke kiri. Screw extractor juga memiliki ukuran yang bermacam-macam. Sekilas, cara melepas baut yang patah di dalam menggunakan screw extractor juga dapat dikatakan mudah dan efisien.

Langkah pertama yang bisa Anda lakukan sama dengan cara melepaskan sisa patahan baut menggunakan las, yaitu menyemprotkan cairan penetran atau perontok karat. Penyemprotan ini berguna untuk membersihkan karat-karat yang mungkin menempel pada baut yang patah tersebut.

Setelah itu, diamkan juga selama beberapa menit agar cairan beraksi. Kemudian, bor sisa patahan baut yang masih tertinggal dalam lubang. Pilih mata bor yang ukurannya lebih kecil dari pada baut. Jika pengeboran sudah selesai dilakukan, baru kemudian Anda tancapkan screw extractor.

Selanjutnya, pasang screw extractor dengan kuat dan sempurna. Lalu, silahkan Anda putar-putar secara perlahan untuk mengeluarkan sisa patahan baut dari dalam lubang.

Melepaskan Sisa Patahan Baut Menggunakan Cara Manual

Jika baut Anda yang patah terdapat pada bagian kepala dan masih ada ujungnya yang menjulang, cara melepaskannya tidak perlu menggunakan las atau screw extractor. Caranya adalah dengan membetelnya. Lukai sebagian ujung baut untuk pijakan menggunakan palu atau pahat.

Namun, sebelum itu, semprot juga menggunakan cairan penetran atau perontok karat untuk membersihkannya. Ini untuk mengantisipasi barangkali baut mengalami karatan, yang nanti akan membuatnya sisa patahannya lebih sulit ketika dikeluarkan.

Setelah itu, pukul-pukul bagian ujung baut yang patah di dalam sampai posisinya bergeser sedikit. Ulangi pukulan tersebut beberapa kali dengan perlahan, sampai ulir baut longgar dan bisa dikeluarkan.

Tidak sulit bukan cara melepas baut yang patah di dalam lubang ini? Akan tetapi, Anda tetap harus berhati-hati ketika memasang atau melepas baut agar tidak patah. Bukankah akan lebih baik jika baut tersebut bisa terpasang dengan sempurna dan mudah dilepaskan?